Home / Kegunaan Diet Tanaman Sawi Bagi Perempuan Mengandung Dan Janin

Kegunaan Diet Tanaman Sawi Bagi Perempuan Mengandung Dan Janin

Pada masa    menjalani masa kehamilan  bukan perkara mudah untuk seorang wanita, tapi itu adalah hal yang juga sangat d nantikan oleh semua wanita, yang nantinya setelah bersalin akan menjadi seorang ibu . Pada saat mengandung , semua keluarga pastinya menyarankan untuk selalu menjaga kesehatan Perempuan dan bayi yang berada dalam kandungan .

Mengkonsumsi sayuran, buah-buahan dan juga makanan sehat lainnya merupakan kewajiban untuk ibu hamil, salah satunya Sayur Sawi Hijau, salah satu jens sayuran yang mempunyai banyak manfaat untuk ibu hamil dan juga Ibu menyusui, cara mengolah sayur sawi ini juga sangat mudah, bisa ditumis sendiri atau di tambah dengan sayuran lainnya.

Lalu apa saja Khasiat yang terkandung pada sayur Sawi Hijau untuk Ibu Hamil .

  • Sawi Hijau mengandung antioksidan berupa Alpha Lipoic Acid yang berperan dalam menurunkan kadar gula dalam darah. Karna  ketika wanita menjalani waktu Hamil , mereka rawan terdampak penyakit kencing manis .
  • Dalam sayur Sawi terkandung Kolin, Kolin berkhasiat utnuk meningkatkan kualitas rileks menjadi lebih baik, karna pada saat saat Mengandung , biasanya Ibu Mengandung susah untuk istirahat karna setiap posisi pada saat tidur membuatnya kurang santai .
  • Dalam sayur Sawu terkandung  Asam Folat yang berfungsi untuk memaksimalkan perkembangan otak, dan organ penting yang pada embrio . Untuk Perempuan Mengandung , Asam Folat bermanfaat dalam mencegah stres yang bisa mempengaruhi perasaan Ibu Hamil . Jika kita mengkonsumsi  Sawi, akan dapat mencegah pembentukan Homosistein secara berlebihan , karna jika pembentukan Homosistein berlebih, akan mempengaruhi  hormone bahagia atau serotonin.
  • Sayur Sawi mengandung Vitamin K sebesar 770 mikrogram, dan Perempuan Hamil sangat memerlukan banyak Vitamin K utnuk kebugaran Perempuan dan bayi dan Vitamin K sangat di butuhkan waktu proses persalinan , yang nantinya akan berkhasiat untuk pembekuan darah sehingga tidak terjadi pendarahan.